Painan - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pesisir Selatan mendampingi Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pesisir Selatan sekaligus ketua P2TP2A, Titi Rusma Yul Anwar menyerahkan bantuan kepada dua keluarga Anak Korban Kekerasan Seksual di Kecamatan Bayang dan Batang Kapas. Kamis (5/8).
Penyerahan Bantuan tersebut di serahkan langsung oleh Ibu Titi Rusma Yul Anwar, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pesisir Selatan sekaligus ketua P2TP2A, didampingi oleh Ibu Emirda Ziswati, S.E.M.M, Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, ibu Hj. Syofianeri, S.H, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Ibu Rita Susandra, S.Pi, M.Si, Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin
"Alhamdulillah, hari ini saya bersama tim menyerahkan dua paket bantuan kepada dua keluarga tersebut masing masing di Kecamatan Bayang dan Batang Kapas," kata Titi Rusma disela kegiatan.
Dengan bantuan tersebut, ia berharap, keluarga penerima merasakan bahwa pemerintah hadir untuk memberikan solusi atas setiap persoalan yang dihadapi warganya.
"Mudah-mudahan kedatangan kami memberi semangat tambahan untuk mereka, sehingga mereka bisa semakin aktif di lingkungannnya, dan keluar dari status PMKS," ungkapnya.
Menurutnya, pada dasarnya secara naluri setiap warga memiliki berkeinginan yang sama, yakni menjadi lebih baik. Hanya saja pada beberapa situasi ada saja yang menemukan hambatan.
"Dengan situasi yang ada kita mesti maklum, dan bersegera menggandeng tangan saudara-saudara kita yang belum mendapat kesempatan bagus, selanjutnya melangkah bersama-sama untuk mengaktualisasikan diri dalam kehidupan bermasyarakat yang lebih baik," ujarnya.
Pada kesempatan itu ia juga berpesan kepada pejabat yang hadir untuk terus memantau dua keluarga tersebut, dan secara berkelanjutan mendorong agar mereka bisa lebih mandiri.
"Mudah-mudahan pekerjaan rumah yang saya titipkan dituntaskan dengan maksimal, dan saya secara pribadi dan kelembagaan juga akan terus memantau perkembangannya," katanya lagi.*
Penulis: dinsos