Painan - Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bapak Wendra Rovikto, SSTP,M.Si., Ketua Pelaksana Harian Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Mande Rubiah Ibu Haslindayeti, S.Pd., Ketua Forum Anak Daerah Kabupaten Pesisir Selatan Abdurra In Mukhlis, dan Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Ibu Sri Kumala Dewi sebagai narasumber acara bincang di RRI Padang dengan topic Akselerasi Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Pesisir Selatan. Kamis (21/04).
Pada acara bincang tersebut Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bapak Wendra Rovikto, SSTP, M.Si.menyampaikan “Kabupaten Pesisir Selatan sudah berusaha dengan keras untuk mewujudkan KLA di Kabupaten Pesisir Selatan dengan bekerja sama dengan pemangku kepentingan, lembaga masyarakat, dunia usaha dan media. Kabupaten Pesisir Selatan sudah mengintegrasikan program kegiatan dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak dengan membentuk Forum Anak Daerah di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Nagari. Forum Anak Daerah sudah harus berperan sebagai 2P (Pelopor dan Pelapor) dalam pembangunan. Forum Anak Daerah merupakan wadah/tempat untuk mengatasi masalah atau meminimalisir permasalahan yang terjadi di lingkungan anak-anak dan remaja.
Dibidang Pendidikan, Kabupaten Pesisir Selatan juga Sudah mendeklarasikan Sekolah Ramah Anak baik di tingkat Paud, SD, SMP, dan SMA. Pada bidang Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan juga sudah menjadikan 20 Puskesmas Ramah Anak di Kabupaten Pesisir Selatan.
Untuk perlindungan anak, Kabupaten Pesisir Selatan juga memiliki Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Mande Rubiah di tingkat Kabupaten, Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) di tingkat Kecamatan, dan Perlindungan Anak Terpadu Berbasih Masyarakat (PATBM) di tingkat Nagari. Semua ini dilakukan untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Pesisir Selatan.
Penulis: dinsos