Painan - Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kabupaten Pesisir Selatan, Zulfian Apriyanto, S.H.M.Si didampingi oleh Korda Sembako, Pendamping Bansos Pangan dan TKSK melakukan monitoring dan evaluasi E-warung pada saat penyaluran sembako kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di E-warung Kecamatan Linggo Sari Baganti. Rabu (22/7).
Agen E-warung yang ada di Kecamatan Linggo Sari Baganti berjumlah 13 E-warung dengan jumlah 2.566 KPM, karena sebelumnya sudah ada yang melakukan penyaluran sembako, maka penyaluran sembako dilakukan oleh 6 (anam) Agen E-warung dengan Jumlah 1.423 KPM.
Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kabupaten Pesisir Selatan, Zulfian Apriyanto, S.H.M.Si menyampaikan bahwa penyaluran sembako harus melaksanakan prinsip 6T (Tepat harga, Tepat kualitas, Tepat Jumlah, Tepat waktu, Tepat sasaran dan Tepat administrasi).
Selain itu, Zulfian Apriyanto, S.H.M.Si mengharapkan kepada E-warung agar menjual bahan pangan sesuai harga pasar dengan kualitas yang bagus.
"Bahan Pangan yang boleh diambil oleh KPM di E-warung harus memperhatikan 4 komponen jenis bahan pangan yaitu sumber karbonhidrat (beras), sumber protein hewani (telur, ikan, ayam, daging), sumber perotein nabati (kacang-kacangan, tempe, tahu) dan sumber vitamin dan mineral (sayur-sayuran dan buah-buahan), dengan memperhatikan 4 komponen bahan pangan tersebut KPM dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan menurunkan stunting", katanya.
Penulis: dinsos