Pengumuman
Buku Profil Gender dan Anak Tahun 2024 Klik disini untuk detail
Logo dinsos Logo pessel

Dinsos PPA

Kabupaten Pesisir Selatan

Pemkab Pessel Terima Penghargaan Pengarustamaan Gender dari Gubernur Sumbar

12 Apr 2021 12:07:25 WIB 222x dibaca
Pemkab Pessel Terima Penghargaan Pengarustamaan Gender dari Gubernur Sumbar

Painan - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menerima penghargaan Pengarusutamaan Gender dari Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah. Penghargaan diterima Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar melalui Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Emirda Ziswati, dengan kategori sangat memuaskan. Penyerahan penghargaan itu dilakukan pada acara pembukaan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumbar tahun 2022 di Ballroom Hotel Inna Muara Padang, Jumat (9/4).

“Penghargaan ini adalah apresiasi dari Pemprov Sumbar kepada Pemkab Pessel yang sangat konsisten dalam mewujudkan pengarusutamaan gender dan kepatuhan menyampaikan rencana aksi,” kata Pj Sekda, Emirda Ziswati usai menerima penghargaan.

Ia mengharapkan penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi Pemkab Pessel dan pihak terkait meningkatkan program pengarusutamaan gender ke depan.

Sejauh ini, Pemkab Pessel telah membentuk Tim Focal Point Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) di masing-masing perangkat daerah. Hal ini, kata dia, sangat penting untuk memastikan seluruh program pembangunan yang dilakukan benar benar responsif gender.

Emirda menyebutkan, dengan adanya PPRG seluruh perangkat daerah dapat merencanakan program dan kegiatan telah dianalisa, sehingga mampu mewujudkan pembangunan yang responsif gender di seluruh sektor pembangunan di Pessel.

Lebih lanjut dikatakan, Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2000 telah menjelaskan pengarusutamaan gender adalah suatu strategi untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender melalui kebijakan dan program yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki-laki ke dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas seluruh kebijakan di berbagai bidang.

Kemudian, secara garis besar pengarusutamaan gender merupakan strategi yang harus dilakukan oleh tiga komponen yaitu pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Sehingga menciptakan output dalam bentuk berbagai kebijakan dan peraturan perundang-undangan serta kelembagaannya yang mengarah pada pencapaian kesetaraan dan keadilan gender.

Pengarusutamaan gender merupakan strategi atas pendekatan dalam pembangunan yaitu, strategi yang mengintegrasikan permasalahan, pengalaman dan kebutuhan baik perempuan maupun laki-laki dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi seluruh kebijakan dan program pembangunan.

Penulis: dinsos

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Share :

Kategori

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.
Menu Aksesibilitas