Painan, Rabu (24/6) Setelah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Pessel, Bidang Perlindungan, Jaminan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin melanjutkan Sosialisasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan yang dihadiri oleh Wali Nagari dan Operator SIKS-NG se-Kecamatan Linggo Sari Baganti. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Camat Ranah Ampek Hulu Tapan, yang dibuka langsung oleh Bapak Mar Alamsyah, SSTP, MA, Camat Ranah Ampek Hulu Tapan bersama Bapak Zulfian Apriyanto, S.H.M.Si, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab.Pessel yang didampingi oleh ibu Rita Susandra, S.Pi,M.Si, Kepala Bidang Perlindungan, Jaminan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin.
“Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS ini digunakan sebagai sumber data utama dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial agar dapat dilaksanakan secara terarah, terpadu dan berkelanjutan sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Menteri Sosial Nomor 11 Tahun 2019 tentangPerubahan Atas Peraturan Menteri Sosial Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), ini khususnya ditujukan untuk mendukung program Bantuan Sosial,” kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab.Pessel.
Sementara itu, Rita Susandra, S.Pi,M.Si, Kepala Bidang Perlindungan, Jaminan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin “Dengan Sosialisasi ini diharapkan dapat diperoleh data yang akurat, sehingga Bantuan sosial tepat sasaran dan dapat dipertanggung jawabkan dalam rangka penanganan fakir miskin, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan merupakan lokasi terakhir rangkaian dari sosialisasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ini dan selanjutnya Pemerintahan Nagari bertanggung jawab sepenuhnya dalam verifikasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab.Pessel melakukan Monitoring dalam pelaksanaannya.
Penulis: dinsos